Festival Seperlima “Beda itu biasa”

Photo by : Saprol Syahdan

“Beda Itu Biasa” ungkapan makna yang simple namun sangat berarti, sebuah acara festival dengan konsep musik taman yang santai ini berhasil membius pengunjung yang hadir di Taman Menteng Jakarta (26/10),  ratusan anak muda yang kreatif hadir untuk menikmati perbedaan dengan sebuah karya, acara yang dilakukan gugus kerja bersama 5 organisasi (Hives, PKBI, Puska Gender UI, Rahima dan Pamflet) untuk Hak atas Kesehatan Reproduksi dan Seksual di Indonesia.

Ketika saya datang ke acara ini, yang terlintas dikepala saya “Luar Biasa” betapa ramai nya antusias anak muda untuk menghargai perbedaan, ditambah lagi padatnya jadwal acara yang ada di Ibukota pada saat bersamaan seperti konser Dream Theater, Soundfair, Street Tour Dll tidak menyulutkan antusias pada acara ini. Konsep “Beda Itu Biasa” sangat terlihat di acara ini dengan menggabungkan antara isu-isu sosial yg penting untuk anak muda dengan seni dan kreatifitas, dimana ada Pemutaran Film, Lomba Poster, serta live music dengan konsep musik taman nan romantis.

 

Suasana makin hidup dikala musik taman nya mampu membuat pengunjung yang datang menikmati penampilan dari Tika & The Dissidents, Angsa & Serigala, Risky Summerbee & The honeythief, Witches, Polkawars, harlan, Lucky annash, Zeke khaseli, Folkagogo, dan suasana keakraban makin terasa mana kala “Dialog Dini Hari” naik keatas panggung serta memuncak ketika “Sore” mampu membuat pengunjung bernyanyi bersama dengan track andalan mereka seperti Pergi Tanpa Pesan, Karolina, Setengah lima, Sssstt.. Yang mampu membuat pengunjung seakan akan “Mati Suri di Taman”.

 

Semoga dengan adanya acara seperti ini mampu membuat kita bisa lebih menghargai perbedaan dan membuat karya demi kemajuan diri sendiri maupun orang lain dan semoga juga banyak event yang membuat acara yang berkualitas seperti ini.

Oleh : Dwiki Ferqutanto

FFM-015-MRC

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply